Lelah, rasa ini yang selalu menyelimutiku. Di tengah badai yang menimpa hampir sebagian besar kelompok yang tak memiliki impian akan kehidupan kedepan. Meratapi segala seakan semua usai atau tak ada yang di lakukan lagi, mengulang hari demi hari seperti melewati ruang hampa yang panjang. Kemunduran selalu menyertai kaum ini, aku tak dapat me”label” I kaum ini dengan suatu kata yang mewakilinya.
Ini sebuah penyakit, penyakit jiwa kurasa. Banyak latar belakang mengapa ini terjadi, dimana mungkin sebagian besar kaum “ penikmat hidup” tidak dapat mengerti mengapa alasan itu menjadi sebuah latar belakang penting yang membuat seseorang menjadi seperti itu “mati suri”. Bolehkah ku pakai istilah “matisuri” ini untuk bercerita selanjutnya?, well deal I use that word for alitlle bit people no hope for their life or maybe don't see the sun will shining.
Bagaimana mengawali ini, hal ini terjadi padaku, entah another people feel, klimaks saat semua yang dilakukan menyebabkan kejenuhan. Rasa lelah mendalam.
Apa yang kurasa merupakan bentuk penolakan diri jiwa yang mengontrol kerja otak. Tanpa sadar meng-ignore beberapa hal yang harus kulakukan. Saat seharusnya aku tak terpaku duduk di tempat yang nyaman 'dunia berfikirku sendiri'. Namun justru itulah kenyataan, tak dapat menyelesaikan apa yang harus diselesaikan, jika tidak aku tak akan bisa keluar dari lubang ini. Tapi usaha yang tak menghasilkan mulai meredupkan semua impian. Kini, tak ada mimpi, hanya berjuang bertarung dengan ego sendiri dalam melangkah setiap harinya.
Ketakutan – beberapa orang berkata, ketakutan 99% itu merupakan hal yang tidak nyata, ketakutan itu hanya penguasaan atas kontrol dirikita. Yup, really with this theory, all my soul worry about that. Bad condition, that's feel make I get unsucces for several thing. Mengerikan. Hingga saat ini ketakutan masih memiliki kontrol besar pada diriku. Tak terbayang ketakutan menghantuiku hingga saat ini, membuat hidup ku tak bersinar. Walau terkadang terfikir apa ini merupakn pengkambing hitaman yang kulakukan atas kegagalan yang terjadi di hidupku?.......tak adakah yang dapat membantuku memahami ini dan membawaku keluar dari jeratan ketakutan....
impian- tentu setiap orang pasti punya tak terkecuali aku, impian merupakan hal yang membuat kita tetap hidup, disini batasi ya, tak berkaitan sama tanggung jawab kita sebagai khalifah di bumi.
Impian membuat kita bernafas, memiliki jiwa, bukan sekedar tubuh dari tanah ini yang bergerak dan beraktifitas.
Impian merupakan pencapaian yang kita tuju. Final for your imagenation about the future. Bener ga?
Banyak cara mencapai impian dan menjaga semangat mengejar impian didalam hati dan diri. Semua pasti punya cara masing2, termasuk diriku pasti, akan sangat menyenangkan mengambil salah satu peran dalam kehidupan nyata untuk mengejar impian.
Kepalaku selalu langsung bereaksi saat lamunanku sampai ke tema seperti ini. Ketakutan, kehilangan, hal yang tak berjalan dengan baik. Intinya kegagalan yang ku alami, sedikit berantakan! Hidupku tentunya. Hal ini bisa menambah ion negatif yang di serap oleh jiwaku.
Fikiran2 jelek sulit sekali di kontrol saat semua unsur itu berkomplot menyerang. Tak ada alasan yang cukup kuat untuk menahan tak melakukannya.
Kalian mungkin tak dapat memahaminya, maaf. Inilah sebagian yang kurasakan,
0 komentar:
Poskan Komentar