
"ketemu saya dikampus J jam 2.30" isi sms dari dosen pembimbing.
"baik bu, terima kasih" balasku
-----sending-----
kalimalang, langsung terbayang, jauh, macet, angkotnya lelet..aarrrrggght menyebalkan, salahku memang kenapa lama menggambil keputusan untuk membeli sebuah buku padahal butuh, walaupun cma butuh 4-5 lbr dr buku itu, namanya jg butuh. membuang2 waktu muter2 ke perpu, googling, nyari ke senen, toko buku bona, ampe gramed Golden truly, ujung2nya balik kematraman2 juga. fiuh.
hidup ini memang misterius, seberapapun ku coba mencari kemungkinan lain, namun ttp ku harus kembali ketempat semula. kejadian kecil ini pun masih saja menjadi benang merah memoriku akan dirimu.
apa diriku dulu yang meng-ignore keberadaan mu, membuat diriku berputar2 tanpa menemukan tujuanku dan finally aku kembali ketitik awal "dirimu".
bodoh memang, menyadari hal ini SEKARANG. semua telah menjadi suatu history sebuah buku.
"ywd, kita berteman biasa saja " katamu. kata yang membuatku sedih.
mencoba membuat kenangan bersamamu adalah hal yang ingin kulakukan dan selalu membuatku sedih (terlambat ku sadari).
"ayah, antar aku ya, takut ga keburu, lagi klo bawa sendiri 'ina ga paham jalan kesana lewat mana yang cepet " cerocosku. ayahku sedang asik makan siang, beliau adalah pensiunan, menjelang masa pensiun ayahku sibuk menjadi penggurus mesjid yang kala itu sedang re-strukturisasi dari penggurus sebelummnya hingga kini.
"ayah, ayah mau antar naina kan?" tanyaku lagi sehabis sholat Zuhur. dan kali ini ayah menjawab " iya, dianter"
siang ini jalanan cukup bersahabat, bukan berarti ga ada macet loh. kemacetan di beberapa titik menuju kalimalang, aku ga gitu paham nama jalan nya, yang jelas daerah duren sawit. sisanya kehadang lampu merah.
memasuki kawasan kelender, otomatis aku menoleh kearah "rumahmu"...hanya melihat membuat perasaan itu kembali.
semua berjalan lancar, walaupun aku telat 10 menit ketempat ibunya.
"ok, ktmu saya lagi bawa lengkap ya "
"iya, baik bu. terimakasih" kataku mengakhiri percakapan dengan dosen pembimbingku. Tenang rasanya, setelah melewati suatu fase sulit ini.
ternyata kata 'tenang' tak mungkin bertahan lama.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"ngecek e-mail sama meebo dulu ah" niatku saat terbangun dini hari. hari ini aku memang belum sempat on-line, cape rasanya pulang tadi.
Nyalain laptop, colok modem, boka browser dan......
terbukalah chat history room. kubaca. tiba2, entah knp ada rasa ga suka liat kau chat agak ramah (berlebihan) sama cewe lain, walaupun itu tmn ku jg -_-!! , dan punya hak apa aku untuk marah, tapi ttp emosi rasanya. entah hanya rasa 'cemburu' biasa atau memang ada sesuatu.
dan malam ini untuk kesekian kalinya kubaca history chat kita, dan aku ttp sedih....
2 komentar:
siapakah gerangan dirinya itu?? mungkinkah orang itu?? yang merubah nian seperti sekarang?? do you wanna share??
how do you think?...suggest the right person...he is the person in my first love, and that love always give impact ...sure, if we have spare-time for this..
Poskan Komentar